Berikut ini adalah 10 Pertanyaan Tentang Eco Farming Pupuk Organik Bagian 2. Jangan lupa baca juga 10 pertanyaan tentang eco farming bagian 1 baca disini. Sekarang yuk lanjut bagian 2

10 Pertanyaan Tentang Eco Farming Pupuk Organik Bagian 2

Langsung saja ini dia 10 Pertanyaan Tentang Eco Farming Pupuk Organik Bagian 2. Dipersembahkan oleh agen resmi eco farming Admin SMASH WA 6288218128084

pertanyaan 11
Sya mau tanya klau udah pkai eco farming+ obat kimia 50% sudah cukup itu aja/ msih dtambah obat lain?

Jawaban
✅Penggunaan Eco Farming sebaiknya tidak campur dengan pupuk kimia atau pestisida kimia, karena akan mengurangi manfaat Eco Farming terutama bakteri positif yang ada dalam Eco Farming tidak aktif bahkan bisa mati.
✅ Apabila Eco Farming dikombinasi dengan pupuk lain berbahan kimia sebaiknya jangan dicampur langsung baik alat aplikasi ataupun waktunya.
✅ Jeda waktu yang aplikasi Eco Farming dengan pupuk lain minimal 7-10 hari.
✅ Khusus pestisida berbahan kimia sebaiknya dihindari dulu. Masih bisa dilakukan dengan musuh alami, bio pestisida, pestisida nabati.

Semoga Bermanfaat

Pertanyaan 12
Bagaimana pemupukan kelapa sawit yang efektif?

Jawaban
Pemupukan Tanaman Kelapa Sawit

Pemupukan kelapa sawit merupakan kegiatan perawatan tanaman yang bertujuan untuk memberikan makanan pada tanaman sawit. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan cara yang baik agar budidaya kelapa sawit dapat maksimal.

Teknik pemupukan yang baik berguna untuk membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi oleh tanaman, sehingga dapat memberikan dampak pertumbuhan dan produksi yang nyata pada tanaman. Sebaliknya, Teknik pemupukan yang tidak baik akan berdampak pada pengeluaran biaya yang lebih besar.

Kegiatan pemupukan kelapa sawit harus melalui teknik dan tahapan yang benar, sehingga budidaya kelapa sawit dapat berjalan dengan maksimal.

Sebelum melakukan kegiatan pemupukan, kita harus melakukan persiapan atau yang bisa disebut dengan Pra-pemupukan. Setelah semua tahapan Pra-Pemupukan selesai, barulah kita bisa melanjutkan pada proses pemupukan. Berikut langkah-langkah pemupukan pada usaha budidaya kelapa sawit.

Kegiatan-kegiatan yang menunjang pemupukan kelapa sawit antara lain:

1. Buka – bersih piringan

Yang dimaksud dengan buka – bersih piringan ini adalah kegiatan membersihkan gulma dan kayu di daerah bawah tajuk tanaman. Kegiatan ini dimaksudkan untuk sanitasi dan menghindari persaingan penyerapan unsur hara dari pupuk yang akan diberikan.

2. Pembuatan pasar pikul

Pembuatan jalan di antara barisan tanaman kelapa sawit untuk mempermudah pengangkutan dan aplikasi pupuk pada tanaman kelapa sawit.

3. Pembersihan gawangan

Semua gulma di antara tanaman kelapa sawit harus dibersihkan untuk mengurangi persaingan penyerapan unsur hara dengan tanaman pokok kelapa sawit. Tanaman kacangan (LCC) juga harus dipotong, terutama yang sudah menjalar/melilit pada tanaman kelapa sawit.

Pemupukan kelapa sawit yang baik dan benar harus sesuai dengan 5 T yaitu :

1. Tepat Jenis

Jenis pupuk buah sawit yang diaplikasikan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman, baik itu jenis dan kandungan unsur haranya.

2. Tepat Dosis

Dosis atau takaran pupuk sawit yang diaplikasikan harus sesuai jumlahnya dengan kebutuhan tanaman sawit.

3. Tepat Waktu

Pupuk buah sawit yang diberikan harus sesuai dengan waktu atau fase pertumbuhan tanaman (vegetatif atau generatif) dan musim yang ada karena erat kaitannya dengan ketersediaan air di kebun.

4. Tepat Cara Aplikasi

Pupuk dapat diaplikasikan sesuai dengan jenis, bentuk dan metode pemupukan kelapa sawit, agar efisien di waktu, biaya dan tenaga kerja.

5. Tepat Sasaran

Apabila aplikasi pupuknya di tanah, maka sasaran penyemprotannya adalah diujung terluar dari piringan. Apabila aplikasinya adalah penyemprotan pada daun, maka sasarannya adalah bagian bawah daun karena jumlah stomatanya lebih banyak sehingga lebih cepat diserap tanaman atau pada ketiak daun jika aplikasi pupuk mikro.

Aplikasi Eco Farming Untuk Kelapa Sawit TM (Tanaman Menghasilkan) umur lebih dari 4 Tahun untuk luasan 1 Hektar dibutuhkan 10 tube, tahapan sbb:

1. Untuk penyemprotan lahan sebanyak 6 tube (dilarutkan dengan air menjadi 6 liter larutan Eco farming).
✅ Dosis aplikasi standar untuk lahan 20-50 ml per tangki kapasitas 15-20 liter.
✅ Aplikasi penyemprotan dilakukan disekitar piringan atau gawangan seputar tanaman kelapa sawit
✅ Waktu aplikasi bebas bisa pagi dan sore
✅ Apabila aplikasi berdasarkan jumlah pohon (misalkan dalam 1 hektar terdapat populasi 200 pohon), maka eco farming 6.000 ml dibagi 200 pohon sehingga dosis Eco Farming menjadi 30 ml per pohon dengan cara bisa disiramkan dengan tambahan air secukupnya disekitar gawangan.

2. Untuk penyemprotan tanaman sebanyak 4 tube (dilarutkan dengan air menjadi 4 liter larutan eco farming) dibagi 4 kali tahapan dengan interval waktu 2 minggu sekali, sehingga kebutuhan aplikasi menjadi 1 liter per tahapan.
✅ Dosis aplikasi standar untuk tanaman 20-40 ml per tangki kapasitas 15-20 liter
✅ Aplikasi penyemprotan dilakukan pada bagian bawah daun tanaman kelapa sawit
✅ Waktu aplikasi sekitar jam 7-10, karena pada waktu tersebut stomata daun sedang terbuka sehingga pupuk bisa langsung diserap tanaman.
✅ Apabila aplikasi berdasarkan jumlah pohon (misalkan dalam 1 hektar terdapat populasi 200 pohon) dalam sekali tahapan, maka eco farming 1.000 ml dibagi 200 pohon sehingga dosis Eco Farming menjadi 5 ml per pohon dengan tambahan air 10 liter.

🔅Semoga Bermanfaat 🔅

Pertanyaan 13
Assalamulaikum. Maaf sebelumnya saya mau tanya. Untuk padi yang sudah terkena hama seperti Hama wereng. Itu sebaiknya bagaimna ? Apakah efektif klo lngsung dengan ecofarming atau harus di semprot pestisida dulu.

Jawaban
Wa’alaikumsalam wrwb.

✅ apabila dalam satu rumpun padi terdapat populasi lebih 50 ekor, silahkan gunakan pestisida aja utk penyelamatan.
✅ Kalau masih dibawah batas ambang ekonomi bisa tidak harus dengan pestisida.
✅ Eco Farming tidak secara khusus fungsi seperti pestisida, hanya bisa memulihkan kesehatan tanaman saja.

Semoga Bermanfaat

Pertanyaan 14
Mau tanya pupuk eco farming akan menyumbat pompa karena pupuknya tdk hancur semua ketika di larutkan tdk larut semua, bagaimana solusinya??

Jawaban
Saring saja…,Petani pada umumnya nggak mau repot tapi hasil pingin bagus😁

Pertanyaan 15
1.jika air sawah kering /surut terdapat garam sehingga padi menguning dan akhirnya mati atau gagal panen

2.penggunanan eco farming apakah bisa jika air 10 cm dan posisi padi sudah tanam.
Sekian Trimaksih

Jawaban
Khusus untuk sawah di dekat pantai, betul kadar garam atau salinitas tinggi.
✅ Pengalaman saya untuk lokasi yang sama kuncinya kondisi air bisa dibilas pakai air tawar dan kondisi air tawar bisa dipertahankan.
✅ Pernah diaplikasikan Eco Farming ke lahan sawah pada kondisi dekat laut, Alhamdulilah bisa teratasi daun padi bisa hijau seperti biasa normalnya, yg terpenting kondisi air tawar tetap dipertahankan berimbang.

Semoga Bermanfaat. 🙏

Pertanyaan 16
Utk lahan yg bersebelahan dgn yg pake pupuk kimia, ada pengaruh gak dgn yg pake EF…Biasanya airnya satu aliran

Jawaban
Kalau utk pupuk kimia biasanya setelah aplikasi saluran air masuk dan keluar ditutup aja dulu selama 4-7 hari. Begitu juga setelah aplikasi EF yg airnya tergenang juga ditutup dulu selama 4-7 hari. Utk antisipasi bisa dikomunikasikan dulu dengan lahan sebelah tentang penggunaan dan aliran airnya. 🙏

Pertanyaan 17

1. Jika awal bajak tanah pakai obat pembasmi hama keong/ ron up untuk matiin rumput, langsung di semprot ecofarming apa boleh???

2. Jika penyemprotan pertama pada tanah tidak -5 boleh?? Karena kondisi bajak hari ini besok langsung tanam

Jawaban
✅ Eco Farming tidak boleh disatukan baik tempat dan waktu aplikasinya bersamaan, karena tidak berfungsinya Eco Farming sebagai pembenah atau restorasi tanah alias nol, disebabkan bakteri atau mikroorganisme mati.

✅ Round Up itu sejenis herbisida beracun sistemik yg mematikan semua jenis rumput dan tanaman. Daya racun bisa bertahan sampai 4-5 bln.

✅ Olah tanah yg mendadak tidak akan menghasilkan olahan tanah yg matang dan sempurna, sehingga nantinya perkembangan tanaman kurang maksimal.

SOP olah tanah ada 4 tahapan (Membalik, Mencacah, Meratakan, pemberian bahan organik) dan waktu persiapan olah tanah minimal 3 minggu.

pertanyaan 18
Assalamualaikum pak Tanya donk Untuk tanaman Hidroponik penggunaan ECO Farming dalam 100 liter air dikasih berapa tabung. Terima kasih

Apakah perlu ditambahkan pupuk kimia lagi atau cukup EF saja?

Jawaban
Hidroponik

40 – 50cc per 17 – 20 lter air dan diberikan per 2 minggu sekali.

Pengganti npk bisa diganti dengan cucian air beras per 17 – 20 liter kasih 1 gelas (250cc)

Setelah tanaman tumbuh 5 – 7cm
disemprotkan dosis 40 – 50 cc per 17 lter air…. per minggu

Pertanyaan 19
apakah eco farming bisa mengobati hama bule, hama wereng dan hama ulet di tanaman jagung?

Jawaban
✅Eco Farming tidak secara langsung maupun ngobati hama tsb, sistem kerja Eco Farming mensuplai nutrisi tanaman yg akan menjadikan sehat dan kuat terhadap serangan hama tsb.
Ilustrasinya : Obat tanpa pasokan nutrisi yg sehat dan menguatkan antibodi atau imunitas tanaman tidak akan memberi dampak signifikan.
✅ Eco Farming bukan pestisida yang bersifat langsung mematikan hama, hanya dari efek aroma bisa mengusir sehingga hama menjadi tidak betah hinggap di tanaman.🙏

Semoga Bermanfaat

Pertanyaan 20:

1. Apakah pupuk ECO Farming ada masa kedaluwarsa nya karena dia organik,
2. Kemudian tempat penyimpanan yg baik di suhu berapa supaya aman dalam watu yg lama
3. Pupuk ECO Farming yang sudah dilarutkan dapat disimpan berapa lama

Jawaban:
✅Tidak ada kadaluarsa, hanya perlu tambahan nutrisi bakteri supaya tetap aktif.
✅ Suhu normal atau suhu kamar
✅ Selama tidak berubah aroma tidak masalah sekalipun sdh lama di simpan. 🙏

Nah demikian 10 Pertanyaan Tentang Eco Farming Pupuk Organik Bagian 2. Jangan lupa baca juga 10 pertanyaan tentang eco farming bagian 1 baca disini.

Ada pertanyaan lain tentang eco farming? Hubungi agen resmi kami

Nama: Admin SMASH

Nomor WA: 6288218128084

Silahkan klik gambar dibawah ini untuk chat WA

Chat Whatsapp